GARUDATRIBUNE.COM – Bontang, Kalimantan Timur , Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan pemanfaatan zakat secara optimal, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pupuk Kaltim merealisasikan Program Bedah Rumah bagi warga prasejahtera di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara. Program ini menyasar masyarakat dengan kondisi hunian tidak layak, sebagai bagian dari upaya peningkatan taraf hidup melalui penyediaan tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat.
Tahun 2025, UPZ Pupuk Kaltim menargetkan renovasi total terhadap enam rumah milik warga yang tergolong mustahik, dengan anggaran sebesar Rp480 juta. Hingga awal Mei, tiga unit rumah telah rampung direnovasi dan diserahkan kepada penerima manfaat.
“Tiga rumah telah selesai dan diserahkan pada pekan pertama Mei. Setiap unit mendapat alokasi anggaran Rp80 juta untuk renovasi menyeluruh, agar benar-benar layak huni,” ungkap Ketua UPZ Pupuk Kaltim, Achmad Rois, Jumat (16/5/2025).
Program ini tak hanya menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga perwujudan nyata dari pemanfaatan zakat produktif. Melalui sinergi bersama Kelurahan Guntung dan dukungan masyarakat, UPZ Pupuk Kaltim berperan aktif mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan, selaras dengan visi Pemerintah Kota Bontang untuk mewujudkan kota yang inklusif dan layak huni bagi semua kalangan.
“Program ini wujud nyata manfaat zakat dalam mendorong kesejahteraan umat melalui aset jangka panjang. Dengan rumah yang layak, warga bisa lebih fokus meningkatkan ekonomi keluarga,” tambah Rois.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran zakat dilakukan sesuai regulasi, yakni merujuk pada Peraturan Baznas Nomor 3 Tahun 2018 serta UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UPZ Pupuk Kaltim juga menerapkan sistem verifikasi lapangan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran kepada delapan asnaf yang berhak menerima.
“Kami tidak pernah menahan dana zakat sebagai kas. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, dengan evaluasi berkala agar manfaatnya terus meningkat,” tegas Rois.
Program bedah rumah ini tak hanya menyentuh fisik bangunan, tapi juga memberi harapan baru bagi penerima manfaat. Santoso, warga RT 14 Kelurahan Guntung, salah satu penerima program, mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan.
“Dulu kalau hujan kami cemas, karena atap dan dinding rumah bocor. Sekarang rumah kami jauh lebih layak. Terima kasih UPZ Pupuk Kaltim, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Santoso dengan penuh haru.
Apresiasi juga datang dari pemerintah setempat. Kasi Ekobang Kelurahan Guntung, Andriani Kasim, menyebut program ini sebagai solusi tepat untuk mengentaskan kesenjangan sosial.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan UPZ Pupuk Kaltim. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Andriani.
Mewakili Baznas RI, Tri Hardian turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi UPZ Pupuk Kaltim yang konsisten menjalankan amanah zakat dengan tepat guna. Menurutnya, bedah rumah bukan sekadar renovasi fisik, tetapi bagian dari upaya membangun spiritualitas dan kesejahteraan keluarga.
“Terima kasih kepada para muzakki karyawan Pupuk Kaltim yang telah menunaikan zakatnya. Rumah yang layak akan menumbuhkan ketenangan batin dan semangat hidup yang baru,” kata Tri.
Program bedah rumah ini adalah cermin dari bagaimana zakat bisa menjadi instrumen sosial yang transformatif. Di tangan yang amanah, zakat tidak hanya menunaikan kewajiban spiritual, tapi juga mengangkat derajat hidup sesama manusia. UPZ Pupuk Kaltim pun membuktikan, bahwa zakat bukan sekadar angka, melainkan harapan yang dibangun satu bata demi satu bata.
Pewarta: Ade Setiady
Editor: Rosiani Lutfhi
Copyright©garudatribune.com2025
















