GARUDATRIBUNE.COM – Samarinda, Kalimantan Timur : Pembangunan infrastruktur yang terbengkalai kembali menjadi sorotan di Kalimantan Timur. Salah satunya adalah Jembatan Aji Tulur Jejangkat di Kutai Barat yang hingga kini mangkrak, menghambat konektivitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis yang belum tuntas guna mendukung kesejahteraan rakyat dan percepatan pembangunan daerah.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyatakan bahwa visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), tetapi juga pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
“Pembangunan ini harus tuntas. Tidak boleh ada lagi proyek mangkrak yang menghambat mobilitas masyarakat. Salah satunya adalah Jembatan Aji Tulur Jejangkat di Kutai Barat yang harus segera dituntaskan,” tegas Seno Aji baru-baru ini.
Selain jembatan tersebut, Pemprov Kaltim juga menargetkan percepatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), hingga Mahakam Ulu (Mahulu) dalam tiga tahun ke depan. Pemerintah berharap, dengan tersedianya akses transportasi yang lebih baik, distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, mendorong investasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Seno Aji, konektivitas antarwilayah harus menjadi perhatian utama agar tidak ada daerah yang tertinggal dalam pembangunan.
“Kami ingin memastikan bahwa konektivitas antar wilayah semakin baik. Tidak ada lagi daerah yang terisolasi, dan masyarakat bisa menikmati akses transportasi yang layak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai bukan hanya kepentingan jangka pendek, tetapi juga sebagai upaya membangun Kalimantan Timur yang lebih maju dan siap bersaing di era Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan kesiapan infrastruktur yang optimal, Kaltim diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing tinggi.
Pewarta: Indri Paulina
Editor: Rosiani Lutfhi
Copyright©garudatribune.com2025
















