GARUDATRIBUNE.COM, Tenggarong, Kalimantan Timur : Kontestasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) 2024 memasuki babak baru setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan diskualifikasi Edi Damansyah dari pencalonan Bupati Kukar. Keputusan ini sekaligus mengubah dinamika politik daerah, memaksa partai pengusung untuk mencari pengganti dalam waktu yang singkat.
MK Putuskan Diskualifikasi Edi Damansyah
Dalam putusannya, MK menegaskan bahwa Edi Damansyah telah menjabat sebagai Bupati Kukar selama dua periode, sehingga tidak memenuhi syarat untuk kembali maju. Padahal, dalam pemilihan sebelumnya, pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin unggul mutlak dengan perolehan suara hampir 70 persen.
Sebagai tindak lanjut, PDI-P bersama koalisinya segera menunjuk Aulia Rahman Basri sebagai calon bupati baru yang akan berpasangan dengan Rendi Solihin dalam PSU mendatang. Pemilihan Aulia Rahman Basri dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan visi dan misi pasangan sebelumnya.
Aulia Rahman Basri Jalani Tes Kesehatan
Setelah resmi didaftarkan sebagai calon pengganti, Aulia Rahman Basri menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan di RSUD Aji Muhammad Parikesit, Tenggarong Seberang, pada Selasa (11/3/2025). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari persyaratan pencalonan yang diawasi langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar.
Dalam konferensi pers di Gedung Garuda RSUD Aji Muhammad Parikesit, Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pukul 07.00 WITA hingga 16.00 WITA. Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui prosedur Magnetic Resonance Imaging (MRI).
“Pemeriksaan dari ujung rambut sampai ujung kaki, sampai ke dalam-dalam diperiksa. MRI ada juga. Mudah-mudahan patahan hatinya karena kemarin putusan MK seperti itu, mudah-mudahan tidak kelihatan ya,” seloroh Aulia Rahman dengan nada bercanda.
Namun, di balik candaan tersebut, Aulia menegaskan bahwa keputusan MK tidak menyurutkan semangatnya bersama Rendi Solihin untuk tetap maju dalam PSU mendatang.
“Semangat itulah yang mengantarkan kami, Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin, untuk yakin menjalani PSU ini,” ujarnya optimistis.
Menanti Hasil Pemeriksaan dan Tahapan Selanjutnya
Hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dijalani Aulia Rahman Basri akan segera diproses lebih lanjut hingga tahap pleno KPU Kukar. Semua pihak berharap agar tahapan ini berjalan lancar tanpa kendala, sehingga proses demokrasi di Kukar tetap berlangsung sesuai regulasi yang berlaku.
“Proses pembacaan hasil tadi sudah, sekaligus nanti pemeriksaan hasil berjalan lancar dan tidak terkendala apa pun sampai diplenokan KPU Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutup Aulia Rahman.
Pewarta: Auliananda
Editor: Rosiani Lutfhi
Copyright © garudatribune.com 2025
















